Selasa, 27 Agustus 2013

Hukum Nun Mati Dan Tanwin "Ikhfa"



HUKUM NUN MATI DAN TANWIN
“IKHFA”


A.    Hukum bacaan nun mati (نْ ) atau tanwin (ً ٍ ٌ   )
Nun mati/tanwin apabila bertemu dengan huruf-huruf hijaiyyah hukum bacaannya ada empat macam, yaitu: Idhhar, idgham, iqlab dan ikhfa.
1.      Idhar( إظْهَارٌ )
Idhar artinya jelas atau terang. Apabila ada nun mati/tanwin (/ نْ ً ٍ ٌ ) bertemu dengan salah satu huruf halqi hukum bacaannya disebut idhar.
Huruf-huruf halqi itu ada enam yaitu: ا ح خ ع غ
ھ
Contoh bacaan idhar:
No
Huruf
Nun mati (نْ)
Tanwin (ً ٍ ٌ )
1

ا

مَنْ أمَنَ

 
رَسُوْلٌ اَمِيْنٌ
2

ح

عَنْ حَرَامِكَ

نَارٌ حَامٍيَةٌ
3


خ


مَنْ خَشِيَ


ذَرَّةٍ خَبٍيْرٌ
4


ع


مِنْ عِلْمٍ


سَمٍيْعٌ عَلٍيْمٌ
5


غ


مِنْ غِلٍّ


اَجْرٌ غَيْرُ
6


ھ


مِنْ هَادٍ


جُرُفٍ هَارٍ


2.      Idgham ( اِدْغَامٌ )
Idgham artinya memasukkan atau melebur. Apabila nun mati atau tanwin bertemu salah satu huruf dari huruf ي ن م و ل ر maka wajib dibaca idgham, cara membacanya seolah mentasydidkan nun mati/tanwin (نْ / ً ٍ ٌ ) ke dalam huruf hidup sesudahnya. Sehingga bunyi nun mati atau tawin tidak terdengar sama sekali.
Idgham terbagi menjadi dua macam, yaitu: idgham bighunnah dan idgham bila ghunnah.
a.       Idgham bighunnah ( اِدْغَامٌ بِغُنَّةٍ )
Idgham bighunnah artinya memasukkan atau melebur dengan dengung (ghunnah) yaitu bila nun mati atau tanwin bertemu salah satu huruf idgham bighunnah yang empat yaitu:
Hukum bacaannya wajib dibaca berdengung (bighunnah) dengan meleburkan suara nun mati/tanwin ke dalam huruf yang ada di depannya.
Contoh bacaan idgham bighunnah:

no
Huruf
Nun mati (نْ)
Tanwin ( ً ٍ ٌ )


1


ي


مَنْ يَقُوْلُ


يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ


2


ن


مِنْ نِعْمَةِ


حِكْمَةٍ نَافِعَةٍ


3


م


مِنْ مَسَدٍ


عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ


4


و


مِنْ وَرَاءِهِمْ


خَيْرٌ وَاَبْقَى

Ketentuan bacaan idgham bighunnah tidak berlaku lagi jika nun mati berada dalam satu kata. Hukum bacannya wajib dibaca idhar atau bunyi nun mati/tanwin dibaca jelas.
Contoh : قِنْوَانٌ ـ صِنْوَانٌ ـ دُنْيَا ـ بُنْيَانٌ
b.      Idgham bilaghunnah ( اِدْغَامٌ بِلاَ غُنَّةٍ)
Idgham bilaghunnah artinya memasukkan atau melebur tanpa berdengung. Apabila nun mati atau tnwin bertemu dengan salah atu huruf idgham bilaghunnah yaitu ل ـ ر
Hukum bacaannya tidak boleh berdengung tetapi wajib melebur nun mati/tanwin ke dalam huruf sesudahnya.
Contoh bacaan idgham bilaghunnah:
No
Huruf
Nun mati (نْ)
Tanwin ( ً ٍ ٌ )
1


ل


مِنْ لَدُنْكَ


هُدًى لِلْمُتَّقِيْنَ
2


ر


مِنْ رَبِّكَ


خَيْرٌ رَازِقِيْنَ

3.      Iqlab (اقلاب )
Iqlab artinya membalik atau mengganti. Apabila nun mati/tanwin bertemu dengan huruf ب, maka hukum bacaannya disebut iqlab. Cara membacanya adalah bunyi nun mati/ tanwin berubah menjadi bunyi mim( مْ) Huruf iqlab hanya satu yaitu huruf ب
Contoh bacaan iqlab:

No

Huruf

Nun mati (
نْ )

Tanwin (
ً ٍ ٌ )


1


ب


مِنْ بَعْدِهِمْ


سَمِيْعٌ بَصِيْرٌ

4.      Ikhfa ( اِخْفَاءٌ)
Ikhfa artinya menyamarkan/menyembunyikan bunyi nun mati atau tanwin. Maksudnya bunyi nun mati/ tanwin dibaca samar-samar antara jelas dan dengung, serta cara membacanya ditahan sejenak. Hukum bacaan disebut ikhfa apabila nun mati/tanwin bertemu dengan salah satu huruf ikhfa yang jumlahnya ada 15 yaitu:
    ت ـ ث ـ ج ـ د ـ ذ ـ زس ـ ش ـ ص ـ ض ـ ط ـ ظ ـ ف ـ ق ـ ك
B.     RUMUSAN MASALAH
a)      Apa itu hukum bacaan ikhfa?
b)      Apa contoh-contoh ikhfa?

BAB II
PEMBAHASAN
A.    Ikhfa ( اِخْفَاءٌ)
 Ikhfa artinya menyamarkan/menyembunyikan bunyi nun mati atau tanwin. Maksudnya bunyi nun mati/ tanwin dibaca samar-samar antara jelas dan dengung, serta cara membacanya ditahan sejenak. Pengertian
Menurut Muhammad Mahmud, Ikhfa’ dalam arti bahasa adalah : “Assatru”, artinya menutupi atau menyembunyikan. Sedangkan menurut istilah adalah : “Ikhfa’ adalah pengungkapan huruf yang mati dan tersembunyi atau sunyi dari tasydid pada bacaan antara terang (Idh-Har) dan memasukkan dengan mendengungkan (Idgham) pada huruf pertama”.
Pengertian tersebut tampak jelas, bahwa bacaan Ikhfa’ itu bacaan yang samar-samar antara Izh-Har (terang) dengan Idgham (memasukkan) disertai mendengung.
 Hukum bacaan disebut ikhfa apabila nun mati/tanwin bertemu dengan salah satu huruf ikhfa yang jumlahnya ada 15 yaitu:
ت ـ ث ـ ج ـ د ـ ذ ـ زس ـ ش ـ ص ـ ض ـ ط ـ ظ ـ ف ـ ق ـ ك
Ikhfa terbagi menjadi 3, yaitu :
·         Ikhfa Ab’ad (أبعد )
Ab’ad artinya : jauh (yaitu jauh dari bunyi nun mati atau tanwin, disebut juga dengan sangat samar).
Hurufnya ada 2, yaitu :         ق ك
Contohnya :
 إن کنتم  , شئ ٍقدير

·         Ikhfa Autsat (أوثت)
Autsat artinya : dekat (yaitu dekat dengan bunyi nun mati atau tanwin, samar saja)
Hurufnya ada 3, yaitu :         ت د ط
Contohnya :
 إن طلق  , من دونى  , کنتم

·         Ikhfa Aqrobaa ((قربا)
Aqrobaa artinya : sedang (yaitu boleh sangat samar atau samar saja)

Hurufnya ada 10, yaitu :
 ف ظ ض ص ش س ز ذ ج ث
Contohnya :
            ﺍﻷﻨﺛﻰ ﺻﻔﺎﺻﻔﺎ , ﻤﻦﺬﻠﻚ





Contoh bacaan ikhfa:

No

Huruf

Nun mati (
نْ )

Tanwin (
ً ٍ ٌ )
1


ت


فَمَنْ تَبِعَ


جَنّتٍ تَجْرِى
2


ث


فَمَنْ ثَقُلَتْ


شِهَابٌ ثَاقِبٌ
3


ج


اِنْ جَاءَكُمْ


خَلْقٍ جَدِيْدٍ
4


د


اَنْدَادًا


دَكًّا دَكًّا
5


ذ


مِنْ ذَهَبٍ


نَارًا ذَاتَ لَهَبٍ
6


ز


وَاَنْزَلْنَا


صَعِيْدًا زَلَقًا
7


س


أَلإِنْسَانُ


سَلمًا سَلمًا
8


ش


مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ


عَذَابٍ شَدِيْدٍ
9


ص


عَنْ صَلاَتِهِمْ


عَمَلاً صَالِحًا
10


ض


مَنْضُوْدٍ


مُسْفِرَةٌ ضَاحِكَةٌ
11


ط


مِنْ طَيِّبَاتٍ


بَلْدَةٌ طَيٍّبَةٌ
12


ظ


مِنْ ظُهُوْرِهِمْ


حُرَّاءً ظَاهِرَةً
13


ف


أَنْفُسِهِمْ


مُخْتَالٍ فَخُوْرٍ
14


ق


مِنْ قَبْلِ


رٍزْقًا قَالُوا
15


ك


مَنْ كَانَ يَرْجُو


نَاِصيَةٍ كَاذِبَةٍ

Ikhfa' dalam buku pelajaran Tajwid pada umumnya menjelaskan bahwa Ikhfa' itu artinya menyamarkan dan Ikhfa itu sendiri memang artinya samar. Dalam penjelasan Ilmu Tajwid bahwa apabila ada Nun mati/Tanwin bertemu dengan huruf Ikhfa' maka nun itu dibaca samar.


BAB III
PENUTUPAN
Demikian makalah tentang hukum bacaan nun mati dan tanwid yang dikhususkan pada hukum bacaan IKHFA kami buat semoga bermanfaan bagi saya dan khususnya bagi yang membaca, terimakasih.
DAFTAR PUSTAKA
Buku tajwid

3 komentar: